Teori-teori Belajar

Nama : Rika anggraini
NPM : 1113022049
Pendidikan Fisika 2011/A

A. Teori belajar menurut Ivan Pavlov ( Teori Classic conditioning)

Aliran psikologi di Rusia dipelopori oleh Ivan Petrovich Pavlov, terkenal dengan aliran behaviorisme di Rusia. Behaviorisme merupakan aliran psikologi yang timbul sebagai perkembangan dari psikologi pada umumnya. Penemuan Pavlov yang sangat menetukan dalam sejarah psikologi adalah hasil penyelidikannya tentang refleks berkondisi (conditioned reflex). Dengan penemuannya ini Pavlov meletakkan dasar-dasar behaviorisme, sekaligus meletakkan dasar-dasar bagi penelitian-penelitian mengenai proses belajar dan pengembangan teori-teori tentang belajar.

Dari eksperimen yang dilakukan Pavlov terhadap seekor anjing menghasilkan hukum-hukum belajar, diantaranya :
• Law of Respondent Conditioning yakni hukum pembiasaan yang dituntut. Jika dua macam stimulus dihadirkan secara simultan (yang salah satunya berfungsi sebagai reinforcer), maka refleks dan stimulus lainnya akan meningkat.
• Law of Respondent Extinction yakni hukum pemusnahan yang dituntut. Jika refleks yang sudah diperkuat melalui Respondent conditioning itu didatangkan kembali tanpa menghadirkan reinforcer, maka kekuatannya akan menurun.

B. Teori Belajar menurut B.F Skinner

Menurut Skinner, hampir semua perilaku manusia diidentifikasi jatuh ke dalam dua kategori yaitu perilaku responden dan perilaku operan. Perilaku responden adalah perilaku tanpa sengaja (refleks) dan hasil dari rangsangan lingkungan khusus. Agar perilaku responden terjadi, pertama perlu bahwa stimulus diterapkan pada organisme. Stimulus dari binatang kecil yang mengganggu terhadap mata Anda akan menyebabkan anda berkedip, suatu peristiwa memalukan dapat menyebabkan anda bermuka merah, dan flash cahaya terang akan mengakibatkan anda berkedip mata. Itu beberapa perilaku kita adalah perilaku responden. Sebagian besar perilaku kita adalah perilaku operan, yang tidak otomatis, dapat diprediksi, atau terkait dalam setiap cara yang dikenal dengan mudah diidentifikasi oleh rangsangan . Skinner percaya bahwa perilaku tertentu hanya terjadi, dan bahkan jika disebabkan oleh tertentu (tapi sulit untuk mengidentifikasi) rangsangan, rangsangan ini adalah tidak penting untuk mempelajari perilaku. Kata “operan” menjelaskan seluruh sikap perilaku yang beroperasi pada lingkungan untuk menghasilkan peristiwa atau tanggapan dalam lingkungan. Jika kejadian atau tanggapan yang memuaskan, kemungkinan bahwa perilaku operant akan diulang biasanya meningkat.

Beberapa prinsip belajar Skinner antara lain:
1. Hasil belajar harus segera diberitahukan kepada siswa, jika salah dibetulkan, jika benar diberi penguat.
2. Proses belajar harus mengikuti irama dari yang belajar.
3. Materi pelajaran, digunakan sistem modul.
4. Dalam proses pembelajaran, lebih dipentingkan aktivitas sendiri.
5. Dalam proses pembelajaran, tidak digunakan hukuman. Namun ini lingkungan perlu diubah, untuk menghindari adanya hukuman.
6. Tingkah laku yang diinginkan pendidik, diberi hadiah, dan sebagainya. Hadiah diberikan dengan digunakannya jadwal variable rasio reinforcer.
7. Dalam pembelajaran, digunakan shaping.

C. Perbedaan antara teori Pavlov dengan teori Skinner

No Perbedaan Pavlov Skinner
1 Reinforcement (Penguatan) Reinforcement berada diawal, dan digunakan untuk pengkondisian Reinforcement boleh diberikan tetapi jangan berlebihan, hindari punishment
2 Pengertian belajar Segala tingkah laku manusia juga tidak lain adalah hasil daripada conditioning Belajar adalah proses perubahan tingkah laku yang harus dapat diukur.
3 Pengembangan teori menggunakan rangsangan-rangsangan tertentu melalui berbagai rangkaian percobaan melalui berbagai binatang (tikus) dan alatnya yang terkenal ialah skinner Box
4 Penerapannya dikelas Guru memberikan reinforcement sebelum pembelajaran berlangsung, untuk pemantapan respons belajar, menghindari terjadinya extinction, atau menghilangnya respons belajar yang diharapkan serta mencegah terjadinya spontaneous recovery dalam waktu yang relatif singkat. Dalam KBM tidak ada hukuman untuk siswa yang belum bisa menguasai pelajaran. Oleh karena itu lingkungannya perlu dirubah, untuk menghindari hukuman.

D. Persamaan Teori menurut Pavlov dan Skinner
1) Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon.
2) Dilakukan pemberian reinforcement untuk meningkatkan perilaku.
3) Dalam teknis penelitian menggunakan binatang.
4) Semua konsep belajar digunakan untuk membentuk perilaku, apabila tidak terjadi perubahan perilaku maka dianggap tidak mengalami proses belajar.
5) Menghindari punihsment dalam pembentukkan perilaku

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s